Helo semuanya? bagaimana kabar kalian? semoga baik baik sajat yah. Sekarang aku akan melanjutkan posting kemarin tentang Cinte Terlarang. Yap Dibawah ini adalah catatan lanjutan dari posting kemarin yang aku tulis untuk
ceribel, catatan tentang perasan cinta yang terlarang. Kenapa aku tulis cinta
terlarang? Karena seperti apa yang telah aku tulis pada posting sebelumnya,
Ceribel telah memiliki pacar dan aku jatuh cinta padanya, jadi menurutku cinta
ini adalah cinta yang terlarang.
And the damn tragedy is happened
Its when my 20th birthday, I can’t control my anger to every one in the class and u are the worst object (aku adalah KM di kelas, karena ada suatu masalah aku marah-marah sambil teriak-teriak, dan karena si Ceribel yang tidak setuju dengan pendapatku waktu itu yasudah aku maki-maki dia karena aku sendiri sedang kehilangan kontrol emosiku). Dan setelah itu tiga orang perempuan yang ada di kelasku menangis, salah satunya adalah Ceribel.Aku memang tidak terlalu merasa bersalah karena pendapat teman-teman yang lain juga banyak yang mendukungku dan berkata kepada ku dan meyakinkanku bahwa apa yang telah ku perbuat adalah sesuatu yang wajar. walaupun pada akhirnya aku mengirim sms permintaan maaf ke andin, yuliana dan kamu. Sms balasan dari yuliana begitu menenangkan “kenapa minta maaf sama aku? Aku menangis bukan karena kamu kok, tapi memang karena aku sedang banyak tekanan saja.. lagian kan sudah pada dewasa masa mau musuhan.. santai saja sama aku mah” begitu pula dengan balesan dari andin “santai saja atuh, understand kok :)”. Kemudian aku menunggu balesan dari kamu dan hasilnya nihil.Akhirnya aku berbagi cerita kepada si ramdon (teman sekelas juga) dan dia memberi saran untuk minta maaf secara langsung, adapun jika kamu tidak juga memaafkan yasudah yang penting sudah berusaha katanya.Kuliah Lapangan
“Open the skies over me” suara alarm handphone-ku berbunyi dan aku segera shalat subuh, mandi dan sarapan. Berangkat ke kampus di pagi buta, dan ketika sampai di kampus kaget karena semuanya sudah naik bis. Setelah bergegas naik bis dan aku lihat kamu ada di hadepan mata, maka aku tanpa rasa ragu menjulurkan tangan dan berkata”assalamualaikum”kemudian kamu jawab sambil manyun dan nyembunyiin tangan ”gak mau”. Perasaan aku waktu itu campur antara ingin tertawa dan kecewa juga sih hehe(aku ingin tertawa karena heran saja, aku kan meberi salam “asalamualaikum” yang artinya “keselamatan bagi kamu”, eh dia malah jawab “gak mau”, berarti dia tidak mau selamat dong? )Alhasil ketika kulap (kuliah lapangan) aku berusaha untuk selalu memperhatikanmu untuk tau posisi kamu, eits jangan ge er dulu.. hal tersebut aku lakukan supaya aku bisa menghindar untuk bertemu atau deket-dekat denganmu. Namun ternyata usahaku sia-sia karena beberapa kali dengan tidak sengaja aku berpapasan atau berdekatan denganmu.Akhirnya kulap yang menyebalkan dan melelahkan selesai dan perjalanan pulang pun dimulai, namun penderitaanku belum selesai, aku merasa ada yang mengganjal di hatiku, akhirnya aku putuskan apapun yang terjadi aku harus berbicara dengan si Ceribel malam ini juga. Namun naasnya situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan sehingga aku pikir jika aku berbicara sekarang kamu akan lebih marah karena kondisi yang cape setelah kuliah lapangan.Zzzt zzzt zzzt.. (suara getar hp) sms masuk dari kamu yang isinya menyatakan kalau kamu sudah memafkan aku . Masalah slesai (^.^). . .Masalah Baru Telah Datang
Namun ternyata masalah baru telah dimulai disini, sebelum aku tidur yang ada dibayanganku adalah wajahmu yang kecapean sambil menyenderkan kepala ke temanmu (cewek) ketika presentasi di lokasi kuliah lapangan (kulap). Tidak hanya itu, aku juga merasa ingin menjadi orang yang kamu senderin waktu itu dan tiba-tiba teringat flash back saat jalan bersamamu dulu, aku merasa nyaman atau comfort dan mungkin bisa dibilang cewek paling asik yang pernah aku ajak jalan .Entahlah perasaan apa ini, entah ini cinta, suka atau sayang atau apalah itu yang jelas tingkah laku jadi aga sdikit berbeda, curhat tentang aku yang mulai menjauhi si risa* (maksudnya sih ingin melihat reaksi kamu seneng atau tidak) atau cerita palsu meminjam jas almamater ke mantan** padahal sebenarnya dari tetangga kosan (buat ngetes kamu jeales atau tidak), ketika di kelas sempat tidak sempat curi-curi pandang, sering lihat handphone berharap ada sms dari lu dan buka twitter juga tujuannya Cuma ingin melihat twitt list kamu.*risa itu teman satu jurusan tapi beda kelas dan doi suka sama aku tapi sayang aku nya tidak suka**mantan waktu SMA, kebetulan kuliah di Universitas yang sama tapi beda jurusanSempat ada yang nmembisikan selama janur kuning belum melengkung (bener tidak sih istilahnya? Haha). Maksudku tadinya aku berniat untuk membuat pendekatan dengan cara searching di google atau bertanya kepada senior-senior di kaskus, gokil memang .Tapi tenang aja, setelah aku jadi stalker di akun media social lu, aku ga tega buat ngancurin hubungan yang udah lu bangun selama ini ama cowok lu. Dan hina banget kayaknya kalo aku ngerebut cewe orang hehe..Oya alasan aku nulis semua ini bukan karena apa-apa, Cuma aku kepikiran mulu aja dan ga bisa focus ngerjain laporan praktikum dll, terus tidak bisa tenang saja punya punya unek-unek atau perasaan yang aku pendem, kan takutnya kalau di pendem terus meledak meledak :pAlasan keduanya, karena aku tidak mau mengganggu hubungan orang. mulai dari sekarang dengan berat hati aku tidak bisa deket lagi denganmu. Ya mungkin kalau bertemu kita bisa salin sapa seperti biasa saja, tapi untuk mengantar ke bank, makan malam atau lainnya. Kayaknya aku tidak bisa. Terus sepertinya aku juga akan unfollow dan unfriend kamu di social network, tidak apa-apa kan? Hehe.. supaya aku bisa move on. nanti kalau sudah bisa move on baru aku follow dan add friend lagi.Terus nanti kalau sudah move on dan aku malah suka lagi sama kamu bagaimana?... ya gampang tinggal aku onfollow dan unfriend lagiWaduh ternyata tidak terasa aku sudah mrnulis 3 halaman, coba waktu mengetik ini aku ganti dengan mengerjakan tugas dan laporan praktikum, sudah selesai kayaknya tapi apadaya kalau belum menulis ini sepertinya aku tidak akan tenang
Yap, itulah
Cerita Terlarang yang aku ungkapkan kepada Ceribel dengan catatan yang
berjudul "Notes for Ceribel", cerita terlarang ini belum berakhir disini
karena masih bersambung pada posting selanjutnya. Sekedar bocoran,
catatan yang ku tulis selanjutnya masih tentang catatan yang berjudul
"Notes for Ceribel.
Terimakasih atas kunjungannya ^^
Terimakasih atas kunjungannya ^^
No comments:
Post a Comment