Sunday, January 27, 2013

Ceribel oh ceribel

Siapakah ceribel itu?

Ceribel, itulah nama dari seorang perempuan yang telah membuat hatiku bergetar ketika melihatnya. Cerita cinta sedih telah dia ukirkan dalam kehidupanku, cinta memang buta tidak memangdang siapa yang mencintai dan dicintai. Semua orang senang mencintai dan dicintai, namun yang terjadi padaku berbeda ‘aku hanya dapat mencintai tanpa dicintai’.

“Jika perasaanmu padaku telah hilang beritahulah aku”


Yap, itulah kata terakhir yang di ucapkan oleh Ceribel saat chatting di Facebook semalam. Aku hanya bisa bisa berkata “”iya tenang saja, perasaanku sudah mulai pudar kok”  padahal hatiku sendiri seakan tersambar petir karena kaget dengan Ceribel yang tiba-tiba berkata seperti itu. Entahlah apa yang membuatnya bisa mengeluarkan kata-kata tersebut. 

Kata-kata yang halus tersebut memiliki arti yang dalam bagiku, itu artinya dia menyukaiku, tidak akan bisa menjadi pacarku dan itu juga berarti bahwa dia lebih memilih pacarnya daripada aku.

Jatuh cinta kepada orang yang salah

Aku telah jatuh cinta pada Fitri, seorang perempuan yang sudah memiliki pacar. Apa Pacar? Begitulah, jadi aku suka kepada ceribel, dia adalah teman sekelasku.  Ceribel sudah memiliki pacar tapi LDR (Long distance relationship) atau pacaran jarak jauh. Kami berdua sama-sama kuliah di tempat yang sama, sama-sama tinggal di kosan dan sama-sama anak PNS (kenapa bawa-bawa PNS yah? Bingung sendiri ).

Ceribel bukanlah tipikal perempuan yang sempurna, bukan juga perempuan yang selama ini aku cari, tapi mungkin kata pepatah dibawah ini memang benar:

‘when u meet someone that u never dreamed before but u say I found her, that is love’”

Kulitnya tidak seputih salju, wajahnya tidak secantik putri salju, sikapnya juga tidak sedingin musim salju (serba salju). Dia juta tidak memiliki sikap dewasa dan bahkan saat aku pertamakali bertemu dengannya mataku tidak pernah melirik ke arahnya sedikitpun.

Namun seiring berjalannya waktu entah kenapa aku bisa akrab dengan Ceribel, deket dan lebih deket lagi sehingga terkadang aku heran padahal aku hanyalah seorang teman sekelas tapi kami terkadang diam-diaman atau bahkan merahan padahal hubungan kami hanyalah sebatas teman saja, tidak kurang dan tidak juga lebih.

Sampe akhirnya aku sadar kalau aku jatuh cinta pada Ceribel dan aku tidak sanggup lagi untuk mendem perasaan ini. Akhirnya aku menulis catatan yang didalamnya berisi ungkapan perasaanku. Catatan tersebut keberikan padanaya setelah UAS (Ujian Akhir Semester).

Bagaimanakah kelanjutan cerita cinta sedih ini? Kelanjutan dari cerita ini akan ada pada posting selanjutnya, sekian untuk cerita cinta sedih kali ini. Semoga menghibur

No comments:

Post a Comment