Sunday, February 10, 2013

Usop sang penembak jitu

Kamu tahu kan manga/komik One Piece? Itu loh manga/komik yang bercerita tentang bajak laut, nama pemeran utamanya Luffy sang Manusia karet yang sering dijuluki Topi Jerami. Di manga tersebut ada seorang karakter yang memiliki keahlian sebagai penembak jitu, jika para bajak laut yang sudah professional menembak menggunakan pistol dan senjata lainnya maka Usop bukanlah tandingan mereka, kenapa? Karena ternyata senjata yang digunakan Usop jau lebih canggih dan lebih mutakhir. Yap… usop menggunakan ketapel sebagai senjata yang digunakan untuk menembak :p 

Usop memiliki ciri-ciri fisik dengan hidung yang sangat panjang, hidung yang panjang tersebut mungkin disebabkan karena dulu ketika masih Usop sering berbohong kepada warga Desanya. “AWASSSS ADA BAJAK LAUUUUUT!!!...” itulah kata-kata yang sering dia teriakan untuk menakut-nakuti warga Desa sebelum bergabung bersama kru Topi Jerami dan menjadi bajak laut. Kalau di Indonesia kita sering mengenal istilah “maling teriak maling” mungkin istilah yang cocok untuk Usop di dunia One Piece adalah “bajak laut teriak bajak laut”. 

Usop versi blog aku Lain halnya dengan Usop yang ada di manga One Piece, Usop versi blog aku tidak memiliki hidung panjang dan tidak juga membawa ketapel sebagai senjata andalannya. Usop versi blog ini adalah seorang teman yang masih menjabat sebagai mahasiswa. Dari profesinya tersebut perbedaan antara Usop One Piece dan Usop versi blog aku semakin jelas, mana ada mahasiswa yang membawa ketapel, kalaupun ada pasti sudah diringkus oleh Pak Polisi karena tidak memiliki izin untuk membawa senjata :p Tapi ternyata 

Usop One Piece dan Usop versi blog memiliki kesamaan, tadi si Usop versi blog aku baru saja cerita masa kecilnya yang begitu kelam. Dulu ketika masih kecil dia sering mencuri buah-buahan milik orang lain, mengambil ikan (memancing) di kolam orang lain dan bahkan memakan ikan tersebut mentah-mentah. (emangnya kucing :D) Makanan halal yang haram 

Suatu hari dia pernah jalan-jalan bersama teman-temannya ke sebuah kebun, maklum anak kampung jadi jalan-jalannya juga ke kebun :p. Ketika itu mereka melihat ada pohon durian yang sedah berbuah, Usop dengan berbekal senjata ketapelnya pun iseng-iseng menembakan ketapel yang berpeluru batu kerikil kecil (yaiyala kecil namanya juga kerikil, kalau besar namanya batu beton). “TAKKK!!...” Bunyi benturan antara batu dan buah durian, kemudia tidak lama setelah itu “PAARAPASSSS!!!!... GUBRAK!!..” sebuah durian pun jatuh. Mereka kemudian langsung mengambil durian yang berasal dari pohon orang itu dengan rasa senang yang amat sangat, namun sayang tiba-tiba sang pemilik pohon datang dan memarahi mereka. 

“Dasar anak nakal kenapa kalian mengambil durian dari pohonku?” kata sang pemilik pohon dengan wajah yang sangar. “Engga kok pa, jatuh sendiri duriannya” Usop berusah membela diri, “Iya pa iya” kata teman-temanya yang lain berusaha meyakinkan. “Alaaah…. Kalian pikir saya tidak melihat kalau kalian melempar buah durian saya dengan ketapel? Hah!” Akhirnya mereka diceramahi dan dimarahi supaya tidak mengulangi perbuatan mereka tersebut. 

Hidayah Menurut Usop sendiri masa-masa tersebut berakhir setelah ia memasuki jenjang pendidikan SMP. Entahlah pernyataannya benar atau tidak karena memang paras wajahnya tidak begitu meyakinkan dan  belum ada buktinya karena belum ada peneliti yang berminat untuk membuktikan pernyataan tersebut. Iya lah tidak ada, kalau pun ada pasti peneliti tersebut otaknya sudah miring 180 derajat. Sekitan cerita kali ini tentang  Usop Sang Penembak Jitu .

No comments:

Post a Comment