Ehm.. tunggu dulu sebelum kamu menebak tentang barang
apa yang suka dia pinjam, aku akan memberi tahu dulu kalau dia bukan orang
miskin atau orang yang kurang biaya untuk kuliah atau membayar kosan, orang
tuanya saja pernah mencalonkan diri menjadi wali kota, kebayang kan ekonomi
keluarganya seperti apa?
Orang ini kebetulan tinggal di kosan sekamar denganku,
dia juga dulunya adalah kakak kelasku ketika di pesantren dulu dan entah karena
kebetulan atau takdir sekarang dia juga menjadi kakak tingkatku di kampus dan
jurusan yang sama (lumayan aku bisa bertanya masalah kuliah padanya :p).
Aku heran dengan orang aneh yang satu ini, mungkin karena memang dia tidak bisa menghilangkan kebiasaan dan budaya pinjam-meminjam ketika Pesantren dulu atau dia memang memiliki hobi meminjam barang orang lain. Aku sempat stalking di akun Facebooknya, dan taukah kamu apa yang aku temukan di biodata singkat facebooknya? Ternyta disana tertulis
Aku heran dengan orang aneh yang satu ini, mungkin karena memang dia tidak bisa menghilangkan kebiasaan dan budaya pinjam-meminjam ketika Pesantren dulu atau dia memang memiliki hobi meminjam barang orang lain. Aku sempat stalking di akun Facebooknya, dan taukah kamu apa yang aku temukan di biodata singkat facebooknya? Ternyta disana tertulis
Hobi: Meminjam barang orang lain
Ternyata dugaanku memang benar :D
Kisah kolor malang
Kisah terbarunya adalah kolorku (kolor=celana pendek
bukan sempak) yang dia pinjam lalu dia pakai, aku Cuma punya kolor dua di kosan
dan beberapa hari yang lalu dia meminjem kolorku, setelah beberapa hari memakai
kolorku dia hanya meletakan kolor tersebut diatas kasur dan akhirnya aku juga
yang mencuci kolor tersebut. Dia itu memang memiliki sifat malas yang sudah
kronis.
Kasus ini masih belum selesai. Kolor malah yang telah
ku cuci, ku jemur, ke setrika dan ku lipat rapih. Keesokan harnya aku pakai
kolor tersebut. Baru aku pakai sebentar terus aku lepas karena aku ada perlu ke
kampus (masa iya ke kampus pakai kolor? Kan tidak sah). eh eh eh ketika aku
pulang ke kosan aku lihat dia dengan tampang sok tidak punya dosa sudah memakai
kolorku lagi sambil santai nonton TV ckckck… akhirnya aku meakai kolor aku
yang satu lagi.
Cerita Mimpi Basah
Pagi ini
karena aku semalam mimpi basah (yang belom dewasa pasti tidak mengerti)
terpaksa kolor aku yang ikut basah juga aku masukan kedalam tempat cucian. Sekarang
aku bingung mau pakai celana apa, masa iya pake jeans di kosan? kan tidak
santai sekali itu namnya. Aku lihat ada celana aku yang telahdipakai si onta
tapi ketika aku pegang “anjrit basah amat, apa dia pakai kolor aku buat dijadikan
handukan ya? Ckckck".
Sekarang aku Cuma bisa mengetik dengan hanya memakai sarung (seperti anak kecil yang baru disunat) sambil meratapi nasib kolor malang.
Sekarang aku Cuma bisa mengetik dengan hanya memakai sarung (seperti anak kecil yang baru disunat) sambil meratapi nasib kolor malang.
No comments:
Post a Comment